Minggu, 13 Juli 2014

Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak Sinyal Hotspot Wifiid

Transparent Bridge Mikrotik dapat digunakan untuk menembak/menangkap sinyal WiFi dari tempat lain dengan jarak tertentu. Seperti yang sudah pernah saya bahas sebelumnya, tutorial kali ini adalah pengembangan dari tutorial tentang : Tutorial Menangkap/Menembak Sinyal Wifi/Hotspot Menggunakan Mikrotik .

Pengembangan pada tutorial kali ini adalah pada penggunaan kedua perangkat Mikrotik sebagai Transparent Bridge Mikrotik. Sehingga akan ada dua transparent bridge mikrotik yang digunakan untuk menghubungkan client ke sumber internet. Hal ini akan membuat client seolah-olah langsung terkoneksi ke sumber internet tanpa melalui Mikrotik, yang ditandai dengan IP Address yang didapatkan oleh client secara otomatis satu jaringan dengan IP Router sumber internet. Double Transparent Bridge Mikrotik ini bisa juga disebut sebagai Repeater Sinyal WiFi.

Untuk lebih jelasnya silakan lihat topologi berikut :



Karena client seakan-akan terkoneksi secara langsung ke sumber internet tanpa melalui Mikrotik, maka trik ini dapat digunakan untuk menembak sinyal Hotspot, seperti Hotspot Mikrotik, Hotspot WifiId, dan Wifi lain yang harus muncul halaman login dulu sebelum bisa internetan. Udah tau kan bedanya WiFi internet sharing sama Hotspot? Kalo belum baca ini ya :  Perbedaan WiFi internet sharing dan Hotspot.

Pada Topologi di gambar di atas, saya menggunakan dua buah Mikrotik yaitu Mikrotik SXTG-2HnD dan Mikrotik RB751U-2HnD. Sebenarnya pakai satu Mikrotik saja juga sudah bisa. Namun jika hanya menggunakan satu Mikrotik, maka koneksi ke client hanya bisa menggunakan kabel (bukan wireless). Karena Mikrotik SXTG hanya punya 1 interfece wireless dan 1 interface ether (LAN). Kecuali kita menggunakan Mikrotik yang punya dua interface Wireless, 1 sebagai penerima sinyal dan 1 nya sebagai penyebar sinyal, jadi client bisa konek via WiFi dengan hanya satu Mikrotik. Oleh sebab itulah saya menggunakan dua Mikrotik sebagai Double Transparent Bridge.

Oke cukup sudah penjelasan nya. Selanjutnya kita langsung bahas Cara membuat Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak Sinyal Hotspot Wifiid :

Pastikan anda sudah membaca Tutorial Menangkap/Menembak Sinyal Wifi/Hotspot Menggunakan Mikrotik sampai bagian Pemasangan Mikrotik. Untuk Seting Mikrotik nya akan kita bahas disini :

Setting Mikrotik 1 : SXTG-2HnD

Ini adalah Mikrotik yang menembak/menangkap sinyal WiFi jarak jauh.
 
2. Masuk ke menu Interface. 
Disini hanya ada 2 interface (Wireless & Ether), dan kita akan menambahkan 1 interface Bridge


3. Untuk membuat Bridge, masuk ke menu Bridge --> Tambahkan interface bridge dengan klik tombol + --> Kita bisa beri nama Bridge nya --> Klik Ok


4. Masuk ke tab Ports --> Tambah kan port di bridge nya dengan interface ether1 dan wlan1 --> klik tombol + --> pilih interface yang mau dimasukkan (ether1) --> Ok --> Tambahkan lagi untuk wlan1 nya.


5. Setting Interface Wireless Mikrotik. 
Masuk ke menu Wireless --> dobel klik wlan1 --> Masuk tab Wireless --> Pilih Mode : station pseudobridge --> Klik Scan untuk men-scan sinyal WiFi


6. Pilih sinyal Wifi yang mau dikoneksikan. Disini saya koneksi ke Router Cisco Linksys di Kantor saya. Klik Connect.


7. Cek status koneksi apakah sinyal yang diterima bagus apa ga. 
Masuk ke tab Registration --> Dobel klik interface wlan1 --> Masuk tab Signal --> Disini dapat dilihat kualitas sinyal, SNR, CCQ, dll.
Note : 
- Signal Strength nilainya semakin mendekati 0 semakin bagus (-50dB lebih bagus dari -90dB)
- SNR (Signal to Noise Ratio) dan CCQ  (Client Connection Quality) nilainya semakin besar semakin bagus


8. Karena ini Transparent Bridge maka IP Address tidak perlu diseting/tidak perlu diberi IP Address.


Sampai disini konfigurasi Mikrotik 1 : SXTG-2HnD sudah selesai.

Setting Mikrotik 2 : RB751U-2HnD

Ini adalah Mikrotik yang meneruskan sinyal WiFi yang ditangkap oleh Mikrotik 1 dan disebarkan ke client melalui sinyal WiFi.
1. Semua setingannya hampir sama seperti konfigurasi Mikrotik 1 : SXTG-2HnD. Yang berbeda hanya di setingan wireless nya.


2. Setting Wireless Mikrotik sebagai AP Bridge. 
Masuk menu Wireless -->


Pilih Mode Wireless nya : AP Bridge
Pilih Frequency, Masukkan SSID.

3. Coba koneksikan Client ke Mikrotik ini.


4. Cek IP Address Client.
Jika setingan kedua Mikrotik sudah benar, maka client akan mendapatkan IP Address langsung dari Router Linksys.


5. Cek Ping ke IP gateway. Lihat Response time nya. Kalau response time nya lama >100ms bisa jadi kualitas sinyal nya kurang bagus.
Cek ping juga ke google.com untuk memeriksa koneksi internet.


6. Coba browsing web menggunakan web browser. Kalo sudah bisa berarti setingan sudah Oke.



Oya, mungkin tutorial ini sedikit menyimpang dari judulnya ya Double Transparent Bridge Mikrotik untuk Menembak Sinyal Hotspot Wifiid. Karena disekitar tempat tinggal saya tidak ada sinyal hotspot maupun wifiid jadi tidak bisa diimplementasikan langsung. Tapi saya jamin tutorial ini dapat digunakan untuk menembak sinyal hotspot maupun wifiid menggunakan Mikrotik.

Oke, selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)

Jumat, 11 Juli 2014

Apa itu VPN? Mengenal Prinsip & Cara Kerja VPN

Apa itu VPN? Mungkin pertanyaan ini muncul ketika anda baru pernah mendengar VPN. Untuk menjelaskan apa itu VPN beserta prinsip kerja VPN, silakan simak artikel berikut ini :

VPN (Virtual Private Network) yaitu sebuah koneksi private yang melalui jaringan publik (dalam hal ini internet). Disini ada 2 kata yang dapat kita garis bawahi yaitu:
  • virtual network, yang berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual. Tidak ada koneksi jaringan secara riil antara 2 titik yang akan berhubungan.
  • private, jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik.
Dengan VPN ini kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel (terowongan). Tunneling adalah suatu cara membuat jalur privat dengan menggunakan infrastruktur pihak ketiga. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi.

Dibawah ini adalah gambaran tentang koneksi VPN yang menggunakan protokol PPTP. PPTP (Pont to Point Tunneling Protocol) adalah sebuah protokol yang mengizinkan hubungan Point-to Point Protocol (PPP) melewati jaringan IP, dengan membuat Virtual Private Network (VPN).

virtual private network 


Cara Kerja VPN

Dari gambar diatas secara sederhana cara kerja VPN (dengan protokol PPTP) adalah sebagai berikut:
  • VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, Server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah Router, misalnya MikroTik RB 750.
  • Untuk memulai sebuah koneksi, komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk.
  • Untuk selanjutnya komputer client bisa digunakan untuk mengakses berbagai resource (komputer atu LAN) yang berada dibelakang VPN Server misalnya melakukan transfer data, ngeprint dokument, browsing dengan gateway yang diberikan dari VPN Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya.

Keuntungan atau Manfaat VPN

Beberapa keuntungan dari teknologi VPN diantaranya adalah:
  • Remote Access, dengan VPN kita dapat mengakses komputer atau jaringan kantor, dari mana saja selama terhubung ke internet
  • Keamanan, dengan koneksi VPN kita bisa berselancar dengan aman ketika menggunakan akses internet publik seperti hotspot atau internet cafe.
  • Menghemat biaya setup jaringan, VPN dapat digunakan sebagai teknologi alternatif untuk menghubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang relatif kecil, karena transmisi data teknologi VPN menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu membangun jaringan pribadi.
  • dan lain2 yang saya belum mengerti

Kekurangan atau Kelemahan VPN

Setiap ada kelebihan pasti ada kekurangannya, beberapa kekurangan dari VPN diantaranya adalah:
  • Koneksi internet (jaringan publik) yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini dapat kita maklumi karena pada dasarnya kita hanya "nebeng" koneksi pada jaringan pihak lain sehingga otomatis kita tidak mempunyai kontrol terhadap jaringan tersebut.
  • Perhatian lebih terhadap keamanan. Lagi-lagi karena faktor penggunaan jaringan publik, maka kita perlu memberikan perhatian yang lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cyber crime pada jaringan VPN.
  • dan lain2 yang saya belum mengerti

Demikianlah catatan sederhana tentang VPN, cara kerja VPN, keuntungan dan kelemahan VPN.
Artikel ini saya ambil dari :
Semoga bermanfaat :)

Rabu, 09 Juli 2014

Cara Mengetahui Mikrotik Default Password

Mikrotik Default Password adalah password asli (default) dari Mikrotik RouterOS yang ada saat anda baru membeli Mikrotik atau setelah melakukan reset pada Mikrotik. Jika anda membeli Mikrotik baru, maka untuk bisa login ke sistem RouterOS nya baik via Winbox atau lainnya harus menggunakan Mikrotik Default Password (Baca : Belajar Mikrotik : Cara Akses Mikrotik).

Hal yang sama juga berlaku setelah anda melakukan Reset pada Mikrotik, karena setelah melakukan Reset Mikrotik maka semua setingan akan kembali ke Mikrotik Default Settings. (Baca : Tutorial Cara Reset Mikrotik)

Dalam Mikrotik Default Settings terdapat Mikrotik Default Username dan Mikrotik Default Password yang diperlukan untuk login. Nah, maka dari itu sangat penting bagi kita untuk mengetahuinya.  Karena jika tidak tahu setingan default mikrotik nya maka kita tidak bisa mengkonfigurasi Mikrotik tersebut.

Setiap perangkat Mikrotik yang benar-benar belum di otak-atik memiliki Setingan Default sebagai berikut:

IP Address Default Mikrotik :
192.168.88.1/24 pada port ether1
 
Mikrotik Default Username :
admin

Mikrotik Default Password :
(kosong/tanpa password) 

Jadi jika mau login ke Mikrotik via Winbox contoh nya seperti ini :


Itulah Setingan default Mikrotik berupa Mikrotik Default IP Address, Mikrotik Default Password dan Mikrotik Default Username. Perlu anda catat, setelah bisa login dengan menggunakan setingan default Mikrotik tersebut, pastikan anda ganti default username dan default password nya. Caranya silakan lihat disini : Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik.
Semoga artikel ini bermanfaat :)

Rabu, 02 Juli 2014

Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke Internet

Bagaimana cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet? Mungkin pertanyaan ini pernah muncul ketika anda baru menggunakan Mikrotik. Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mengkoneksikan Mikrotik ke Internet. Cara-cara tersebut bergantung pada modem atau perangkat yang digunakan untuk terkoneksi dengan internet.

Secara umum cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet adalah sebagai berikut :

1. Pastikan dulu sumber koneksi internet. Apakah dari modem ADSL (misalnya Speedy) atau dari modem USB.

2. Jika anda menggunakan Modem USB untuk koneksi ke Internet, silakan baca artikel disini.

3. Jika sumber koneksi internet menggunakan Speedy yang menggunakan PPPoE, maka seting Mikrotik silakan baca disini.

4. Jika sumber koneksi Internet langsung tanpa seting modem dulu, seperti koneksi dari modem Speedy atau Router 3G, dimana tidak perlu tambahan seting di Mikrotik maka lanjut ke step ke 5.

5. Login ke Mikrotik via Winbox --> Masuk ke menu  IP --> DHCP Client --> Tambahkan DHCP Client dengan meng-klik menu +
- Interface : Pilih interface yang terhubung ke sumber Internet
- Use Peer DNS : Centang
- Use Peer NTP : Centang
- Add Default Route : yes


6. Setting IP address. Masuk ke menu IP --> Addresses --> Tambahkan IP address untuk interface yang menuju ke client. Disini saya contohkan memberi IP address pada interface LAN yang menuju ke Client dengan IP address 10.10.10.10/24.
Interface NAT sudah mendapatkan IP address secara otomatis karena sebagai DHCP Client dari sumber internet.



7.  Tambahkan setingan DNS Server. Masuk ke menu IP --> DNS. Karena pada step 5 kita sudah mengguakan DHCP Client dimana kolom "Use Peer DNS" dicentang, maka Mikrotik juga sudah dapat DNS Server secara otomatis dari sumber internet. 
Tapi untuk cadangan bisa tambahkan lagi pakai DNS nya Google : 8.8.8.8



8. Tambahkan setingan NAT Masquerade. Masuk ke menu IP --> Firewall --> Masuk Tab NAT --> Tambahkan rule NAT :
~ Tab General
- Chain : srcnat
- Out-interface : pilih interface yang menuju ke sumber internet
~ Tab Action
- Action : Masquerade


9. Sampai disini, Mikrotik seharusnya sudah konek ke internet. Cek koneksi dengan melakukan ping via terminal.


Demikianlah tutorial cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet. Ini adalah tutorial Mikrotik Dasar yang dapat anda terapkan dan silakan anda kembangkan sendiri selanjutnya.

Minggu, 29 Juni 2014

Cara Memblokir Pencarian Winbox Mikrotik

Winbox Mikrotik dapat mencari/menemukan perangkat Mikrotik yang terhubung dengan jaringan PC/Laptop kita. Dengan fitur Winbox ini kita bisa tau Mac Address, IP Address, Identisa Mikrotik, Versi RouterOS, dan tipe Routerboard nya seperti gambar berikut ini :


Fitur ini tentunya dapat memudahkan kita untuk mengidentifikasi Mikrotik yang terhubung ke jaringan kita. Namun dengan adanya fitur ini juga akan mengurangi keamanan jaringan terutama Mikrotik itu sendiri, karena dapat ditemukan oleh siapa saja yang menggunakan Winbox. Lebih parah lagi kalau orang itu sampai bisa login ke Mikrotik nya dan mengacak-acak konfigurasi di dalamnya. Jangan sampai dehh..

Nah, oleh karena itu akan lebih baik dan aman kalau fitur pencarian Mikrotik di Winbox ini diblokir saja. Sehingga ketika siapa saja membuka winbox dan melakukan pencarian, maka Mikrotik kita tidak akan muncul di pencarian Winbox tersebut.

Oke, langsung saja lanjut ke Cara Memblokir Pencarian Winbox Mikrotik :
1. Download Winbox Mikrotik. Yang udah punya gak usah gak apa2 :D

2. Login Mikrotik via Winbox 

3. Masuk ke menu Tools --> MAC Server --> MAC Ping Server --> Hilangkan centang MAC Ping Server Enabled


4. Masuk ke tab Winbox Interface --> Klik pada "all" --> Klik tanda silang untuk disable


5. Masuk ke menu IP --> Neighbors. Disini interface yang terhubung ke perangkat lain akan muncul.


6. Masuk tab Discovery Interfaces --> Pilih interface mana saja yang akan memblokir pencarian Winbox --> Klik tanda silang.


7. Sekarang coba buka Winbox lagi kemudian coba lakukan pencarian. Mikrotik tidak akan ditemukan oleh Winbox seperti gambar berikut :


NB :
Tutorial ini selain memblokir pencarian winbox juga akan memblokir login via MAC Address Mikrotik. Jadi hanya bisa login di Winbox menggunakan IP Address saja. Kalau masih ingin bisa login via MAC Address, langkah 3 dan 4 di atas bisa dilewati saja.

Oke demikianlah Tutorial Cara Memblokir Pencarian Winbox Mikrotik untuk meningkatkan keamanan Mikrotik. Semoga bermanfaat :)

Sabtu, 28 Juni 2014

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa - 1435 H

Marhaban Ya Ramadhan.. Tak terasa bulan Ramadan kembali datang. Alhamdulillah kita kembali diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini pada tahun 1435 H.
 
Saya selaku admin dari blog MikrotikIndo.blogspot.com mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi anda yang menjalankannya. Semoga kita bisa memanfaatkan momen ini untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta, hingga nantinya bersama-sama kita meraih kemenangan. Amiin :)
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3LUSpyrsy0NE6X3YC8p7Bq5HD36GeKA3AoVT6Oy5i5nx8qYjh36Y7BR1G8a0-z4mctMjkwLBvAbDd3tXpF-J0iQOqUfH7W90rYA8HupxKA9FbXmSDxRYW2dzcLK-TBM5wg_yfVWSZk3Y/s1600/Puasa+Ramadhan.jpg

Selasa, 17 Juni 2014

Cara Membatasi Internet Jam Kantor dengan Mikrotik

Membatasi koneksi internet di kantor terutama pada jam kerja kantor dapat dilakukan dengan menggunakan Mikrotik. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk membatasi koneksi internet di Kantor dengan Mikrotik. Disini saya akan coba share Cara Membatasi Internet Jam Kantor dengan Mikrotik yang pernah saya pasang di kantor. Topologi nya seperti ini :


Sistem yang saya buat yaitu dengan membatasi akses ke situs-situs sosial media, porno, video streaming, dll pada saat jam kerja (08.00 - 12.00 & 13.30 - 16.00). Untuk detail nya sebagai berikut :

Membatasi akses :
Jam kerja pagi (08.00 � 12.00)

Membuka akses :
Jam istirahat (12.00 � 13.30)

Membatasi akses :
Jam kerja siang (13.30 � 16.00)

Membuka akses :
Jam luar kerja (16.00 � 08.00)
Pembatasan ini dimaksudkan agar karyawan dapat memanfaatkan waktu nya pada saat jam kerja untuk mengerjakan pekerjaan nya bukan untuk hal yang lain.  

Untuk membangun sistem ini, saya menggunakan beberapa tools di Mikroik dan juga bantuan dari DNS external yaitu OpenDNS dan Nawala. Disini saya menggunakan perangkat Mikrotik RB 951Ui-2Hnd yang memiliki port USB sehingga bisa menggunakan modem USB sebagai jalur internet cadangan (untuk failover).
Secara umum konfigurasi yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Mengatur konfigurasi IP Address untuk jaringan Wi-Fi dan LAN pada mikrotik.
2. Menambahkan konfigurasi NTP (Network Time Protocol) Server untuk sinkronisasi waktu supaya mikrotik dapat berkerja tepat waktu. Ini sangat penting supaya script dapat dieksekusi tepat waktu.  Untuk konfigurasi NTP nya bisa lihat di gambar berikut atau bisa baca di artikel ini : Apa itu NTP? Setting NTP Client di Mikrotik


3. Konfigurasi jaringan internet di Mikrotik. Pastikan koneksi internet sudah jalan di Mikrotik. Untuk memastikannya silakan ping ke Google.com
4. Setting interface wireless mikrotik untuk share koneksi internet melalui Wi-Fi.

5. Menambahkan konfigurasi DNS Server dari OpenDNS dan Nawala sebagai filter dan memblokir konten berbahaya. Tutrorial nya silakan baca disini : Cara Mudah Memblokir Situs-situs Dewasa dengan DNS di Mikrotik


6. OpenDNS dapat digunakan untuk memfilter situs berbahaya dan memblokir akses ke situs tertentu sepeti social media, video streaming, dan lain - lain. Sementara untuk DNS Nawala hanya memblokir akses ke situs berbahaya.
7. OpenDNS digunakan saat jam kerja. DNS Nawala digunakan diluar jam kerja. Pengaturan nya menggunakan Script & Scheduller. Seting inilah yang akan dibahas pada artikel ini.

8. Mengaktifkan fitur Web Proxy untuk mempercepat koneksi internet (cache) dan memonitor konten yang diakses client. Silakan baca tutorial nya disini : Cara Membuat Transparent Proxy Mikrotik
9. Menambahkan konfigurasi firewall mikrotik untuk keamanan. Ada beberapa konfigurasi firewall yang saya gunakan :



10. Menambahkan konfigurasi fail over, untuk menambah jalur akses internet cadangan (backup) menggunakan modem USB dan mengaktifkannya saat koneksi jalur utama mati. Silakan lihat tutorialnya disini :

Oke, kembali ke point nomor 7 di atas, disini saya akan bahas Script & Scheduller nya. Silakan simak step-by-step nya berikut ini :

11. Yang pertama, kita akan membuat Script dulu. Pada Winbox, masuk ke System --> Scripts. Ada beberapa Script yang akan kita buat seperti gambar berikut :


12. Untuk Script back2main dan failover digunakan untuk konfigurasi failover menggunakan jalur cadangan modem USB. Silakan lihat point nomor 10 di atas.

13. Script pertama yang kita buat yaitu script jam kerja. Script ini akan memberikan perintah ke Mikrotik untuk mengganti setingan DNS ke IP DNS nya OpenDNS, kemudian melakukan flush cache DNS. Script nya sebagai beriku (masukkan ke kolom Source)

/ip dns set servers=208.67.220.220,208.67.222.222
/ip dns cache flush

14. Script selanjutnya digunakan untuk mengganti IP DNS ke Nawala.

/ip dns set servers=180.131.144.144,180.131.145.145
/ip dns cache flush

15. Hari libur yaitu Sabtu dan Minggu koneksi internet tidak dibatasi, tetapi masih menggunakan DNS Nawala. Caranya dengan mematikan penjadwalan (Scheduler) yang nanti akan kita buat.

/system scheduler disable 0
/system scheduler disable 1
 

16. Ketika masuk lagi ke hari kerja yakni hari senin, maka aturan nya kembali seperti semula dengan pembatasan internet pada jam kerja. Caranya dengan mengaktifkan kembali scheduler nya.

/system scheduler enable 0
/system scheduler enable 1

17. Script yang sudah kita buat sebelumnya akan dijalankan secara otomatis berdasarkan waktu (jam). Pastikan anda membuat scheduler nya urutan nya sama seperti gambar berikut ini; supaya script pada point 15 dan 16 bisa berjalan.


18.  Buat scheduler untuk mengeksekusi script jam kerja (pagi). 
Name : Filter Jam Kerja Pagi
Start Date : Pilih tanggal kapan script akan mulai dieksekusi secara otomatis
Start Time : Jam berapa script akan dieksekusi
Interval : 1 hari
On Event : nama script yang dieksekusi (jam kerja)

19. Buat scheduler lagi untuk jam kerja sore yakni pukul 13.30 (sesuaikan jam nya dengan jam kantor anda). Lihat gambar berikut :


20. Ketika masuk jam istirahat, pegawai dapat mengakses social media, video streaming, dll kecuali web dan konten porno. Caranya dengan mengganti ke DNS Nawala. Buat scheduler pada jam 12.00 dengan script luar jam kerja (LJK).


21.  Ketika masuk jam pulang kerja, maka koneksi akan sama seperti pada jam istirahat. Disini diasumsikan jam pulang kantor pukul 16.00.


22. Pada hari libur (Sabtu & Minggu) script libur akan dieksekusi secara otomatis pada Jum'at malam pukul 23.59 dengan interval waktu 7 hari. Jadi script ini akan dieksekusi seminggu sekali yakni hari Jum'at malam. 
Jadi, Pastikan Start Date nya adalah hari jum'at


23. Pada hari senin koneksi akan kembali dibatasi secara otomatis dengan script senin yang akan dieksekusi pada senin dini hari pukul 00.00. lebih 50 detik dengan interval 7 hari.
Pastikan start date nya hari senin.


Sampai disini konfigurasi script dan scheduler sudah selesai. Jika setingan nya benar seperti di atas maka script nya akan berjalan dengan baik secara otomatis.

Oke sekian dulu tutorial Cara Membatasi Internet Jam Kantor dengan Mikrotik. Silakan dicoba, semoga berhasil, dan semoga bermanfaat :)