Kabar gembira untuk kita semua, MikrotikIndo.blogspot.comkembali merilis kaos Mikrotik dengan desain yang keren abis dan berbeda dari edisi sebelumnya. Bagi anda yang tertarik dan berminat memiliki kaos Mikrotik ini silakan lihat dan baca dulu detail kaos nya berikut ini :
SPESIFIKASI KAOS :
100% Cotton Combed 30s, kualitas Distro, dijamin nyaman, adem dan tidak tipis.
Sablon Rubber berkualitas.
Pemesanan kaos dengan sistem Pre Order.
Masing-masing desain akan diproduksi jika sudah ada pemesan minimal 30 unit.
KODE:
MT.01 : untuk kaos putih MT.02 : untuk kaos hitam
HARGA: Rp 70.000,- (belum termasuk ongkos kirim)
PENGIRIMAN: Barang dikirim dari Sleman, Jogja via JNE, silakan cek biaya pengiriman di JNE.co.id
SIZE T-Shirt S, M, L, XL, XXL, XXXL
XXL : + Rp 10.000 XXXL : + Rp 20.000
CARA PESAN
1. Silakan isi form order dibawah ini :
2. Konfirmasi order via SMS dengan format Nama#Kode Kaos#Alamat#Ukuran kirim ke 089671631989 Contoh :
Rizky#MT.01#Jl. Mikrotik no 24, Bandung, Jawa Barat#L
3. Anda akan dapat sms balasan total harga + ongkir dan rekening Bank Mandiri untuk Transfer
4. Transfer biaya ke Rekening Mandiri kami, kemudian Konfirmasi sudah transfer via SMS dengan format : Konfirmasi pembayaran kaos Mikrotik #AtasNama dari #NamaBank sebesar #JumlahTransfer Kirim ke 089671631989 Contoh :
Konfirmasi pembayaran kaos Mikrotik #Rizky Agung dari #Bank Mandiri sebesar #Rp 100.000
PEMBAYARAN Transfer via Rek Mandiri Only > No. Rek. akan di sms setelah pemesanan.
File Backup Mikrotik adalah salah satu file penting yang wajib kita perhatikan. File ini berisi seluruh konfigurasi Mikrotik, yang dapat menyelamatkan kita ketika perangkat Mikrotik rusak atau tiba-tiba error minta di reset.
Coba bayangkan saja ketika tiba-tiba mikrotik rusak atau error dan harus di reset, namun kita tidak punya backup konfigurasi nya. Udah gitu kita juga lupa atau ga paham konfigurasi sebelumnya. Kalau hal ini terjadi bisa gawat kan?
Hal tersebut lah yang juga saya antisipasi, karena ada puluhan perangkat Mikrotik yang saya kelola dan ada beberapa yang mulai rusak dan diganti. Dengan perangkat sebanyak itu kalau harus konfig ulang satu per satu kan repot juga, belum lagi konfig sebelum nya juga lupa-lupa ingat :p.
Nah, karena hal itulah saya coba buat sistem gimana caranya Mikrotik bisa Backup konfigurasi secara otomatis kemudian file backup tersebut dikirimkan ke email saya secara otomatis tiap minggu nya. Sebenarnya pada artikel sebelumnya juga sudah pernah dibahas soal ini, tapi tidak sampai kirim email secara otomatis. Jadi Tutorial Mikrotik kali ini adalah pengembangan dari artikel sebelumnya tentang : Auto Backup Konfigurasi Mikrotik dengan Script dan Scheduler
Masih sama seperti artikel tersebut, disini saya masih menggunakan Script dan Scheduler, namun dengan penggunaan Script yang lebih complex.
1. Login ke Mikrotik via Winbox, Masuk ke menu System --> Script --> tambahkan script baru dengan nama autobackup --> Centang Semu Policy --> Pada kolom Source masukkan command berikut :
/system backup save name=("BACKUP" . "-" . [/system identity get name] . "-" . \ [:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11]);
2. Tambahkan script lagi dengan nama kirimbackup dengan command :
:global backupname ("BACKUP" . "-" . [/system identity get name] . "-" . \ [:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11]); /tool e-mail send to="EMAILTUJUANANDA@gmail.com" subject=("MIKROTIK" . "-" . [/system identity get name] . \ " Backup") from=EMAILENGIRIMANDA@gmail.com file=$backupname body=("Ini Adalah e-mail otomatis untuk mengirim backup Mikrotikl! Dikirim pada hari ini " .\ ([/system clock get date]).\ " pukul".\ ([/system clock get time]))
Silakan anda dapat mengganti text yang berwarna merah dengan email anda, dan text yang berwarna biru dengan isi pesan email.
3. Masuk ke Menu System --> Scheduler --> tambahkan Scheduler baru untuk script autobackup. Parameter waktu dan interval nya silakan anda sesuaikan sendiri. Disini saya contohkan untuk melakukan backup tiap 7 hari pada pukul 20.01 WITA yang dimulai sejak 18 Desember 2014.
4. Tambahkan lagi scheduler untuk script kirimbackup
5. Sekarang kita coba jalankan kedua script nya
6. Untuk melihat script nya jalan apa tidak, buka Files. Jika ada file backup dengan format nama BACKUP-IDENTITY-TANGGAL.backup berarti script autobackup berhasil.
7. Cek apakah script kirimbackup berhasil dieksekusi. Login ke email Gmail penerima, cek di inbox apakah ada email masuk yang isinya file backup Mikrotik.
8. Anda bisa ulangi proses di atas untuk perangkat Mikrotik lainnya, sehingga semua perangkat Mikrotik anda dapat mengirim file backup secara rutin dan otomatis ke email anda.
Untuk mengisi waktu dalam mengerjakan Proposal skripsi ane mau sedikit ngeshare tentang pemanfaat tunneling yang ada pada mikrotik.
Pada saat sebuah peruahaan memiliki kantor cabang, biasanya perusahaan menginginkan antara kantor pusat dengan kantor cabang bisa saling interkoneksi. Dapat melakukan file sharing data-data, VOIP, dan kebutuhan pertukaran informasi dalam jaringan lainnya. Masalah muncul apabila ternyata kantor pusat dengan kantor cabang berbeda kota. Akan butuh biaya mahal jika harus membangun infrastruktur kabel/wireless/fiber-optic yang digunakan untuk menghubungkan antara kantor pusat dengan kantor cabang. MikroTik memberikan solusi yang cukup ekonomis dan reliable untuk masalah ini, salah satunya dengan menerapkan Tunnel
Dalam dunia jaringan computer dikenal istilah tunnel, sering disebut juga dengan teknik tunneling. Teknik ini memungkinkan sebuah jaringan local (private).berhubungan dengan jaringan local lainnya, melalui jaringan public (internet). Ilustrasinya seperti seperti ini
Ane lanujutkan sedikit lagi yah gan� :) pembahasannnya, biar teoritisnya dapet Gituloh�. Same ane juga kg suka2 amat ama teori :P . Data yang akan dikirimkan dari satu jaringan local ke jaringan local lainnya ini akan dibungkus (encapsulation) oleh protokol lain, hasil pembungkusan tersebut akan menghasilkan paket baru, dan paket baru inilah yang akan dikirimkan melalui jaringan public tadi inilah mengapa disebut tunneling yang jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti �Terowongan�
Ada beberapa jenis tunneling yang dapat diimplementasikan di router mikrotik, tetapi kali ini ane hanya ngeshare pengimplementasian jenis tunneling IPIP
Untuk membangun tunnel, kedua kantor baik kantor cabang maupun kantor pusat harus terkoneksi ke internet dan memiliki IP public static.
Mengapa ane angkat jenis Tunneling IPIP. Karena IPIP dapat berjalan hampir di semua jenis router selama router tersebut mendukung protokol IPIP.
Baiklah langsung aja kita praktekin, cekidott�.
A.Kantor Pusat
Melalui terminal.
Menambahkan Ip addressing pada interface IPIP
Menambahakn routing atau perutean ke Kantor Cabang
B.Kantor Cabang
Melalui Terminal
Menambahkan Ip addressing pada interface IPIP
Menambahkan routing atau peruteanke kantor Pusat
Pengujian coba lakukan ping pada router Kantor Cabang ke Lan Kantor Pusat
Oke sekain dulu nanti kita lanjutkan ke Tunneling menggunakan EoIP :) Semoga Bermanfaat
Pada artikel kali ini, saya akan bahas lagi tentang Tutorial Mikrotik GNS3 menggunakan Qemu. Pada artikel : Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard menggunakan GNS3 Simulator (Mikrotik Packet Tracer) sudah dijelaskan bahwa kita dapat menggunakan VirtualBox atau Qemu untuk menjalankan Mikrotik di GNS3.
Dari tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Qemu sebagai VM di GNS3 jauh lebih efektif dan efisien dalam alokasi dan penggunaan memori.
Sebagai catatan bahwa penggunaan Qemu hanya akan menambah alokasi penggunaan RAM di PC/Laptop saja, tanpa membebani CPU usage.
Setiap penggunaan Virtual Router menggunakan Qemu rata-rata hanya membutuhkan RAM 80 MB saja. Sehingga jika PC/Laptop kita punya RAM 4 GB, maka bisa digunakan untuk membuat sekitar 31 Virtual Router hanya dengan sekali Install Mikrotik. Lebih hemat dan efisien kan?
Contoh nya bisa dilihat pada gambar di atas, saya menggunakan 16 Mikrotik untuk membuat simulasi penggunaan hotspot di kantor hanya dengan menggunakan Tablet Windows 8.
Melanjutkan tutorial Mikrotik dari artikel sebelumnya tentang : Cara Install dan Setting Mikrotik di GNS3 menggunakan VirtualBox. Disini saya masih akan membahas tentang Mikrotik GNS3 dan VirtualBox, yaitu Cara Mengkoneksikan Mikrotik GNS3 VirtualBox ke Winbox dan Internet.
Seperti kita ketahui bersama bahwasanya kelebihan GNS3 ini dapat menghubungkan Router Virtual di Simulator ke jaringan nyata seperti intranet ataupun internet. Nah, dengan begitu kita dapat melakukan remote Mikrotik di GNS3 menggunakan Winbox dan mengkoneksikannya ke Internet.
Oke, langsung saja ke langkah-langkah tutorial nya :
1. Masuuk ke Network and Sharing Center --> Change Adapter Settings.
2. Disini saya contohkan sharing koneksi Internet dari WiFi. Klik Kanan adapter WiFi --> klik Properties.
3. Masuk ke tab Sharing--> Centang kedua opsi pada kolom Internet Connection Sharing --> pilih adapter VirtualBox Host-Only Network --> OK.
4. Disini adapter VirtualBox Host-Only Network akan mendapatkan IP Address secara otomatis. klik Yes untuk lanjut.
5. Gunakan IP Address VirtualBox Host-Only network sebagai gateway Mikrotik.
6. Masukkan IP Address satu segment dengan IP address gateway. Pastikan interface yang diberi IP sesuai.
7. Isikan DNS Server di menu IP --> DNS.
8. Tambahkan IP gateway. Masuk menu IP --> Route --> tambahkan rule baru --> isikan gateway sesuai IP Address VirtualBox Host-Only Network --> Dst Address isikan 0.0.0.0/0 --> OK.
9. Silakan anda coba ping ke internet. Insyaallah sudah konek :).
1. Run PC Client --> klik kanan Console --> Pastikan IP Address dan Gateway sudah diseting. Coba ping ke internet. Harusnya belum bisa konek, karena DNS server belum dimasukkan.
2. Untuk memasukkan DNS Server ketikkan command :
ip dns 8.8.8.8 save
3. Kembali ke Mikrotik . Tambahkan rule NAT = masquerade.
4. Coba ping dari PC client. Insyaallah sudah bisa konek baik ke internet maupun ke Mikrotik dan Laptop :)
Oke, selesai sudah. Jika Tutorial Mikrotik GNS3 di atas kurang jelas, silakan lihat Video tutorial Mikrotik yang saya buat berikut ini :
Sekarang giliran Anda untuk mempraktekkan simulator ini lebih lanjut. Silakan berkreasi membuat topologi jaringan sesuai keinginan anda. Dengan simulator GNS3 ini Belajar Mikrotik jadi lebih mudah :)
Seperti yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya tentang Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard Menggunakan GNS3, kali ini saya akan share cara untuk Install Mikrotik di GNS3 menggunakan VirtualBox untuk membuat Mikrotik packet Tracer :D. Kenapa VirtualBox? kok gak pakai Qemu saja yang enteng? Jawabannya adalah karena lebih mudah. Jadi lebih enak kalau pakai yang lebih mudah kan daripada langsung ke yang susah :D.
1. Download GNS3. Silakan download GNS3 v1.2.3 disini (Pada Tutorial ini saya menggunakan GNS3 versi 1.2.3, jika menggunakan versi berbeda mungkin cara dan menu nya juga berbeda) atau bisa langsung download versi terbaru di web nya gns3.com.
3. Download image Mikrotik RouterOS di VirtualBox. Silakan sediakan sendiri file image RouterOS dan lisensi nya. Atau kalau tidak punya bisa cari disini.
Setelah senjata dan amunisinya siap, mari kita terjun ke medan perang :D
Langkah-langkah Install GNS3 :
1. Klik kanan pada installer GNS3, Run as Administrator.
2. Klik Next, Next, Accept, Install.
3. Installer akan meminta untuk menginstall WinpCap secara otomatis. Install WinpCap sampai selesai.
4. Installer juga akan minta download dan install Wireshark secara otomatis. Anda bisa cancel proses ini, tapi saya sarankan untuk lanjut install wireshark sampai selesai.
5. Installer kembali meminta download dan install Solarwinds secara otomatis. Anda juga bisa cancel proses ini, tapi saya sarankan untuk lanjut install Solarwinds sampai selesai.
6. Setelah selesai, klik next dan Finish. Akan muncul jendela GNS3 seperti berikut ini.
Langkah-langkah integrasi Mikrotik VirtualBox VM ke GNS3 :
1. Buka GNS3 --> klik Edit --> Preferences --> VirtualBox --> Cek Path to VBoxManage. Kalo path nya kosong atau ngaco, klik browse untuk nyari file nya.
2. Path yang benar ada di C:\Program Files\Oracle\VirtualBox\VBoxManage.exe Kalo sudah klik Apply.
3. Masuk ke menu VirtualBox VM --> New --> pilih Mikrotik VM dari VM list --> Finish. Kalo loading list nya lama, cancel aja terus coba lagi.
4. Mikrotik VM akan muncul, kemudian kita bisa rubah simbol Mikrotik nya dengan klik kanan --> Change Symbol --> Pilih Symbol nya --> Ok
5. Kalo sudah, klik OK pada Preferences. Masuk ke lembar kerja. Buka tab yang berisi 4 simbol --> Cari Mikrotik --> Drag and Drop ke lembar kerja.
6. Klik kanan pada Mikrotik --> Configure --> Mikrotik --> tab Network --> Tambahkan Adapter jika perlu. Kita dapat menambahkan jumlah adapter yang akan menambah juga jumlah interface ether di Mikrotik. Klik OK.
7. Sekarang kita bisa masukkan perangkat lain ke lembar kerja. Kemudian hubungkan semua perangkat itu dengan menu add a link.
8. Selanjutnya, nyakalan Mikrotik VM nya --> klik kanan Start.
9. Tampilan jendela VirtualBox Mikrotik VM akan muncul. Silakan login dan setting Mikrotik nya.
10. Saya contohkan untuk menghubungkan Mirkotik dengan PC Client :
IP Address Mikrotik : 10.10.10.1/24 IP Address PC Client : 10.10.10.2/24 IP Gateway PC Client : 10.10.10.1
11. Nyalakan PC client --> klik kanan Start --> Masukkan command untuk menambahkan IP Address & Gateway :
ip 10.10.10.2/24 10.10.10.1
save
12. Coba ping dari PC Client ke gateway dan berhasil. Untuk keluar ketikkan perintah :
disconnect
Oke berhasil. Silakan kembangkan sendiri untuk belajar dengan membuat topologi jaringan sesuai keinginan anda.
Muncul pertanyaan : Gimana cara remote Mikrotik GNS3 via Winbox?
Yup, pertanyaan ini muncul karena memang kita belum bisa remote Mikrotik nya via Winbox. Untuk dapat meremote via Winbox akan kita bahas di artikel selanjutnya ya.